Panduan Pemasangan Jendela Kayu Sliding agar Tahan Lama

Posted on

Jendela kayu sliding merupakan pilihan paling populer di kalangan rumah modern. Sebab jendela ini menggabungkan fungsi praktis bersama keindahan alami kayunya. Keberadaan jendela ini tentu saja bukan hanya menambah kesan klasik pada desain arsitektur, tetapi juga memudahkan cahaya alami dan ventilasi untuk menjadikan ruangan terasa lebih segar dan luas.

Baca Juga: Model Jendela Kayu Buka Samping, Pilihan Klasik untuk Estetika Rumah

Panduan Pemasangan Jendela Kayu Sliding agar Tahan Lama
Jendela kayu sliding untuk ciptakan kesan modern. Foto: Istimewa

Panduan Memasang Jendela Kayu Sliding

Umumnya, proses pemasangan secara akurat merupakan kunci keberhasilan dari jendela ini agar tetap tahan lama dan berfungsi dengan lancar.

Sebab, jika proses pemasangan salah dapat menyebabkan masalah serius seperti kebocoran udara, jendela sulit bergerak dan kerusakan pada bingkai kayu.

Maka dari itu, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, di sini akan membahas langkah praktis untuk memasang jendela ini.

1. Persiapan Awal dan Pengukuran Secara Akurat

Langkah pertama dalam pemasangan jendela kayu sliding ini yaitu melakukan persiapan serta pengukuran dengan cermat.

Sebelum memulainya perlu untuk memastikan bahwa ukuran jendela sudah sesuai pembukaan dinding. Pengguna dapat menggunakan pita ukur presisi untuk mengukur ketinggian, lebar dan kedalaman pembukaan dari 3 titik berbeda yakni atas, tengah dan bawah untuk memastikan ratanya permukaan.

Selanjutnya, level spirit digunakan untuk memeriksa apakah dinding horizontal dan vertikal. Sebab, ketidaksempurnaan inilah yang nantinya akan menyebabkan masalah. Bersihkanlah bagian pembukaan dari kotoran, debu, dan sisa material konstruksi agar permukaan rapat.

Kemudian, persiapkan semua alat dan bahan seperti obeng, bor, level, busa konstruksi, sealant tahan cuaca dan tentu saja jendela sliding kayu berukuran pas. Adanya persiapan secara baik, tentu saja akan mengurangi risiko kesalahan dan membuat proses pemasangan berjalan lebih lancar.

2. Pemasangan Bingkai dan Rel Geser

Setelah persiapan selesai, proses selanjutnya yaitu memasang bingkai jendela kayu jenis sliding. Letakkan bingkai ke dalam pembukaan secara hati-hati kemudian sesuaikan posisinya menggunakan baut penyangga agar berada pas di tengah.

Periksa kembali menggunakan level spirit untuk memastikan bingkai tidak miring. Setelah posisinya tepat, kencangkan sekrup melalui lubang yang telah disediakan di bingkai ke dinding. Akan tetapi, perlu diingat untuk tidak terlalu kencang agar tidak merusak permukaan kayu.

Selanjutnya, melakukan pemasangan busa-busa konstruksi di celah antara bingkai dan dinding agar kebocoran udara dan air tidak terjadi.

Setelah itu, pasang rel geser pada bagian bawah dan atas bingkai. Pastikan rel terpasang rata dan kencang, periksa dengan menggeser bagian jendela secara sementara.

Jika memang terdapat ketidaksempurnaan, maka bisa menyesuaikan posisi rel hingga gerakan jendela kayu sliding menjadi lancar tanpa hambatan. Ini adalah tahap krusial untuk menentukan kenyamanan penggunaan jendela nantinya.

Sebagai catatan tambahan, sebab kayu merupakan material alami yang mudah menyusut dan memuai, maka berikan celah sekitar 2-3 mm antara bingkai dan dinding. Ini bertujuan untuk ruang muai susut kayu supaya jendela tak macet ketika cuaca tengah lembap.

3. Pemasangan Pengunci, Kaca dan Finishing Akhir

Tahap terakhir memasang jendela sliding kayu ini yaitu memasang kaca, sistem pengunci, dan melakukan finishing. Kemudian, letakkan kaca ke dalam rangka jendela yang telah disiapkan. Disarankan menggunakan kaca dengan ketebalan minimal 5 mm.

Pastikan posisinya tepat kemudian pasang strip karet penahan kaca untuk menjaganya tetap aman. Setelah kaca terpasang, pasang handle dan sistem pengunci sesuai petunjuk pabrikan. Periksa beberapa kali apakah pengunci berfungsi dengan baik dan jendela dapat ditutup rapat.

Hal tersebut terbukti langsung melalui video pemasangan jendela kayu sliding dari NGGA ANGGER dalam unggahannya di YouTube. Pengguna menyebutkan kalau pemasangan pengunci, kaca, dan finishing-nya sangat memuaskan. Jika pemasangan dilakukan dengan benar, tidak akan terjadi kebocoran atau gerakan yang tidak diinginkan. Selain itu, kaca dipasang rata tanpa goresan dan finishing menggunakan pernis anti cuaca menjadikan bingkai terlihat cantik dan terproteksi dari hujan. Hasilnya, jendela kaca sliding menjadi aman, rapat dan awet.

Perbandingan Jendela Sliding Kayu vs Jendela Besi Sliding

Dari segi efisiensi energi, jendela kayu tentu saja memiliki isolasi termal lebih baik daripada besi. Hal tersebut mampu menahan panas dan dingin. Pengguna bisa memilih kayu jati karena ketahanannya yang luar biasa. Berbeda dengan besi yang mudah menghantarkan panas.

Kemudian, dari segi estetika, kayu punya nuansa alami, hangat, dan juga mewah. Sementara besi lebih modern dan industrial.

Meski begitu, keduanya punya kekurangan masing-masing. Kayu sendiri rentan dimakan rayap atau mengalami pelapukan. Maka perlu coating agar tetap tahan lama. Sedangkan besi mudah berkarat atau korosi, jadi perlu lapisan anti karat.

Dalam perawatannya, besi dinilai cukup minim dan hanya perlu pembersihan rutin saja. Sementara kayu perlu pernis ulang secara berkala agar kealamiannya tetap terjaga.

Nah, untuk hasil terbaik, maka bisa gunakan pernis water-based apabila ingin mempertahankan serat kayu natural tanpa adanya bau menyengat.

Baca Juga: Jendela Dapur Geser Kayu, Sentuhan Natural untuk Ruang Masak Idaman

Jendela kayu sliding bukan hanya menambah keindahan rumah, tetapi juga memberikan kenyamanan. Jadi, tunggu apalagi? Segera aplikasikan jendela ini untuk menciptakan hunian impian dan tingkatkan nilai serta kenyamanannya selama bertahun-tahun.