Jendela Jalusi Kayu Jadi Solusi Praktis agar Rumah Tetap Sejuk

Posted on

Tak banyak yang tahu bahwa jendela jalusi kayu bisa jadi opsi menarik untuk menciptakan sirkulasi udara maksimal, tanpa mengorbankan estetika bangunan. Desain jendela ini terdiri dari bilah-bilah kayu yang tersusun rapi, memungkinkan aliran udara mengalir dengan lancar. 

Baca Juga: Desain Jendela Gaya Eropa untuk Hunian Mewah

Jendela Jalusi Kayu Jadi Solusi Praktis agar Rumah Tetap Sejuk
Jendela jalusi kayu cukup menarik untuk menciptakan sirkulasi udara maksimal. Foto: Istimewa

Seluk Beluk Penggunaan Jendela Jalusi Kayu 

Jendela jalusi memiliki jajaran panel horizontal yang terpasang pada railing di kedua sisi kanan dan kiri kerangka jendela. Desain panelnya sendiri bisa dibuat dari berbagai bahan, mulai dari kayu, kaca, logam, plastik dan lainnya. 

Pada masanya, jendela jalusi sangat terkenal di era tahun 1950-1970-an.  Penggunannya cukup populer di wilayah beriklim sedang hingga panas.

Banyak orang suka lantaran desain jendela jalusi terlihat futuristik. Terlebih jika dipadukan dengan struktur aluminium dan panel-panel kaca bening. 

Tipe Jendela Jalusi

Berdasarkan tipe panelnya, jendela jalusi dibedakan menjadi dua jenis. Di antaranya adalah panel tetap dan panel bergerak yang bisa dibuka ataupun ditutup sesuai kebutuhan. 

Mekanisme buka tutup pada jendela bisa dilakukan secara manual. Ada pula yang mengusung sistem otomatis dengan motor listrik. 

Bersumber dari situs spesialis perkayuan, Sari Jati, pemilihan jenis kayu bisa sangat menentukan ketahanan jendela jalusi terhadap cuaca ekstrem. Khusus untuk area luar, disarankan menggunakan kayu dengan tingkat keawetan tinggi, seperti jati, merbau atau bengkirai. Tiga jenis kayu ini dipilih lantaran karakteristiknya yang tidak mudah melengkung ataupun dimakan rayap. 

Kelebihan dan Kekurangan Jendela Jalusi

Jendela jalusi kayu menawarkan daya tarik utama berupa ventilasi dan aliran udara yang berlangsung maksimal. Bahkan ketika hari sedang hujan. 

Tipe jendela jalusi dengan panel bergerak bisa digunakan lebih leluasa untuk mengatur aliran udara yang masuk. Jendela ini efektif untuk menahan sinar UV secara langsung. 

Berdasarkan pengamatan kami pada video di kanal YouTube Arsi Griya, penggunaan jendela jalusi di dalam ruangan menjadikan suasana terasa sejuk dan tidak pengap. Penggunaan jendela ini juga menambah nilai estetika rumah, terlebih jika menggunakan material berkualitas baik. Jendela banyak digunakan untuk tempat usaha atau pabrik yang butuh banyak aliran udara. 

Namun, dibalik kelebihan tersebut jendela jalusi juga memiliki sisi lemah. Sebab, jendela ini tidak sepenuhnya bisa menutup aliran udara dari dalam atau luar. Oleh karena itu, jendela jalusi tidak cocok dipasangkan dengan ruangan ber-AC.

Jika menggunakan material kaca, jendela jalusi mudah dicongkel sehingga risiko keamanannya cukup tinggi. Alternatifnya, pengguna bisa memilih jendela jalusi kayu dengan teralis di belakangnya sebagai pengaman tambahan. Teralis sebaiknya dipasang di sisi dalam agar tidak merusak visual kayu dari luar.

Perbandingan Jalusi Kayu vs Aluminium

Jalusi kayu memiliki tampilan yang sangat menarik, sehingga bisa meningkatkan kesan natural untuk eksterior rumah. Namun jika menerapkan jendela ini, penting untuk memilih material kayu yang tahan serangan rayap. Selain itu, pembersihan furniture juga perlu diperhatikan untuk membuatnya tetap bersih dan mengkilap. 

Sementara itu, jalusi aluminium merupakan perkembangan model yang lebih modern. Penggunan jendela ini cocok untuk menghiasi tampilan minimalis sederhana dengan berbagai desainnya. Efek visualnya yang tampak sederhana namun elegan, cocok untuk mengubah rumah sederhana jadi tampak mewah. 

Saran Perawatan

Ketika menggunakan jendela jalusi, pengguna harus rajin membersihkan jalusi agar tidak menjadi sumber polutan di dalam rumah. Sebab, kisi jendela seringkali merangkap debu atau kotoran.

Nah untuk membersihkan jendela jalusi, cukup basuh permukaan dengan air bersih. Lakukan sekali sehari di pagi hari ketika udara luar masih bersih dan segar. Saat membersihkan, pastikan kain lap tidak terlalu basah agar air tidak meresap ke pori-pori kayu yang bisa memicu jamur. 

Bersihkan seluruh permukaannya, termasuk di bagian daun-daun yang sulit dijangkau. Gunakan sikat kecil untuk menjangkau bagian tersulit dari jalusi. 

Baca Juga: Inspirasi Model Jendela Kayu Tanpa Kaca untuk Rumah Klasik

Jika memutuskan untuk memilih jendela jalusi kayu, periksa pula bagian daun atau kisi-kisinya, apakah ada yang rusak atau tidak. Jika rusak, segera perbaiki. Berikan peremajaan cat untuk menjaga estetika sekaligus keawetan material. Misalnya menggunakan ultran lasur atau teak oil.